Title : I’m going crazy
Author : radc_panda
Category : NC-17, romance, yadong, oneshot
Main cast : cho kyuhyun, hyemi (OC), Lee minho , hyera (OC)
Sedikit cuap2 tentang epep saya yang ‘saranghae nunna’ , sebenernya itu ff pertama saya n ratingnya bukan NC, dan ketika saya rombak ingin saya krim ke FlyNc saya ganti nama cast cewknya jadi ‘lily’ n sedikit menambah adegan NC nya. Saya minta maaf sekali akan TYPO tersebut #bow 100x sama readers n admin. T__T
Memang ada sequelnya, tapi tdk saya krim dulu, mungkin akan bebenah diri dulu.
Dan saya sekarang muncul lagi dengan FF jelek saya untuk KESEKIAN kalinya #gandeng bang epil ^_^. Ini ff prtma sya dengan bang epil, mian kalau masih jelek. Yang pada bosen sama coret2an saya disini, silahkan langsung get out!, sebelum MUNTAH, habis baca ff sya. Hehehe
Masih ada TYPO , saya author yang tak luput dari TYPO meskipun sudah saya baca bolak/i.
Gumawo^^ bwt admin ranufa n handa.
radc_panda
Back song #Sistar_ i swear
*•*
Hhapp…
Dentaman suara kaki yang sedikit mengoyak tanah yang ditumbuhi rumput hijau sebagai alasnya. Hyemi dan hyera sukses melompat dari pagar besi yang tingginya hanya sebatas perut keduanya. Entah apa yang membuat kedua gadis remaja itu nekad melompat pagar milik tetangganya itu.
“Ah..sungguh kolam renang ini…… sungguh menggoda” ucap salah seorang gadis yang berpawakan tinggi dengan badan berisi. Dipandanginya kolam renang yang tak begitu luas itu. Tapi kalian pasti akan terpesona dengan pemandangan yang disugukkan disekitaran kolam renang tersebut. Pemandangan pantai yang dikelilingi oleh perbukitan.
Ya, memang kolam renang ini bukan milik temannya tersebut yaitu hyemi lebih tepatnya ini kolam renang milik tetangga mereka. Yang pemiliknya jarang sekali berada dirumah. Punya rumah mewah dengan segala fasilitas tapi tidak dimanfaatkan? Sayang sekali pikir hyera.
Maka dari itu, hyera yang sepupu jauh hyemi yang beberapa hari yang lalu bertandang kerumah sepupunya itu, dia memanfaatkan hal ini, apa lagi ini musim panas. Memang awalnya hyemi menentang ide gila hyera ini. Tapi setelah membujuknya dengan susah payah, akhirnya sepupu yang umurnya lebih tua dari hyera menyetujinya.
“Kau tunggu apa lagi?” Hyera mengerling senang pada hyemi. “Kajja..”
Tanpa banyak ba bi bu hyemi melucuti pakaiannya. Tak perlu susah payah menanggalkan pakaiannya. Karena dia hanya memakai sweter tipis berwarna ungu yang hanya sebatas paha bagian atasnya. Sedangkangkan hyera hanya memakai hot pans pendek, bahkan sangat pendek dipadu dengan kaos belel yang tipis.
BbyyyuuuRrrrr
Kedua nya melompat senang kekolam renang, menenggelamkan diri mereka, sambil meliuk-liukan badan mereka dibawah air. Sesekali muncul kepermukaan untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya. Dan mereka tak mengetahui ada dua pasang mata memperhatikan mereka.
Kyuhyun pov
Pagi yang melelahkan, ditengah jadwal kerja yang padat. Kalau tak mengingat setumpuk tanggung jawabku akan pekerjaanku, aku tak akan mungkin bangun sepagi ini, meninggalkan kasur empuk yang sudah lama tak kutempati. Lama? Ya, kini aku berada dirumah yang dulu pernah ku tempati, sebelum beberapa bulan yang lalu appa memaksa ku bekerja dengannya, yang otomatis aku harus meninggalkan rumah kesayanganku ini.
Rumah minimalis berarsitekstur modern. Memang rumahku ini yang paling mencolok diantara kompleks rumah yang berada di kawasan sini. Ya, aku menyadari akan hal itu, kebanyakkan rumah disini, rumah-rumah tradisional, berdinding kayu atau bata, bercat coklat, kebanyakkan sih begitu, yang kontras sekali dengan rumah ku yang bercat putih gading bergaya moderen, berdinding kaca sehingga aku bisa melihat pemandangan sekitar yang sangat bagus, itu juga alasan kenapa aku memilih membangun rumah disini.
Bicara soal pagi? Pagi? Oh sial! Sudah berapa lama aku bercerita pada kalian?. Lupakan, aku akan memulai pagi ini dengan sedikit sarapan, sebelum aku benar-benar berkutat dengan laptopku. Eh? Kemana minho?, ya assiten ku itu!. Aish_ apa dia masih tidur?. Aish_
*•*
Aku menelan cairan bening yang mengisi kerongkongan ku yang tak dialiri air semalaman. Menghapus dahagaku, musim panas memang selalu membuatku merasa dahaga, anni..memang begitu lah kodratnya kyuhyun!.
Sepertinya sarapan roti saja tak terlalu buruk, mungkin setelah minho bangun, aku akan menyuruhnya membuatkan makanan untuk kami. Aku tak begitu bisa memasak, bagiku memasak itu hanya pekerjaan seorang wanita, dan aku tak ambil pusing akan hal itu.
Aku mulai mengoleskan selai blueberry ke permukaan roti yang masih putih, setelah itu aku menggigit ujung rotiku. Emmm manis? Tentu. Pagi yang damai, aku suka suasana yang seperti ini, tenang. Aku begitu merindukkan rumah lama ku ini.
Ruang makan dan dapurku yang menghadap langsung kelaut dan perbukitan membuat sarapanku pagi ini begitu…begitu.. SEMPURNA. Meskipun hanya tersekat oleh tembok kaca. Tapi aku bisa menghirup aroma pinus pagi ini.
“Eh? Siapa itu” aku menggumam, alisku terangkat sebelah. Ketika kedua bola mataku menangkap dua gadis berambut pirang, ah anni , yang satu rambutnya berwarna pirang menyala. Eh gadis-gadis ini menambah sempurna pagiku kali ini, pasalnya mereka memakai pakaian yang sangat minim bahan, yang membangkitkan smirk evilku. Aku mulai mendekati tembok kaca dihadapanku. Tapi berani benar gadis-gadis ini main pakai kolam renang orang.
Sepertinya aku pernah bertemu dengan gadis yang sekarang melucuti sweternya ini, dan kini hanya menyisakan dalaman berwarna biru navy yang membungkus kedua buah dadanya yang pucat dan oragan intimnya. Pucat? Lebih tepatnya warna tubuh gadis itu memang seputih susu, dan lebih menggiurkan lagi meskipun tubuhnya kecil berbanding terbalik dengan kedua gundukkan yang berada didadanya, 38 pikirku.
Dan benar saja, cup bra yang dikenakkan nya tak bisa menampung isi didalamnya, dan walhasil sebagian isinya….ya kau tau sendiri lah. ^_^
“Ekhemmm wah…!!! Kenapa kau tidak membangunkan ku, kau curang hanya menikmatinya sendiri” suara minho memaksaku mendongak kearahnya. Aish_ penganggu. Sejak kapan dia berada disampingku?.
*•*
Author pov
Sudah hampir 1 jam minho dan kyuhyun menonton gadis-gadis yang kini sedang berenang dengan asyiknya tanpa mengetahui bahwa ada dua pasang mata mengawasi mereka. Dan tanpa merasa bersalah karena memakai kolam renang orang tanpa ijin.
Entah apa yang dipikirkan kedua namja itu, yang jelas bukan pikiran yang baik. Dan tiba-tiba saja satu dari namja tersebut yang berambut coklat kehitaman memunculkan smirk evilnya.
“Apa kau akan membiarkan hari menyenangkan ini dengan begini saja?” Ucapnya menggantung, dan minggalkan minho dengan sedikit berfikir keras.
*•*
Kyuhyun hanya melihat hyemi dan hyera yang masih asyik berenang, rupanya kedua gadis ini belum mengetahui sang pemilik rumah sedang mengawasi mereka dipinggiran kolam renang. Sampai salah satu diantara mereka terkesiap menyadari kehadiran kyuhyun dan minho. Takut? Tentu, apa mereka ketahuan tengah menggunakan fasilitas milik orang lain tanpa ijin? Mungkin.
Dan kedua gadis tadi berakhir diruang tamu kyuhyun dengan masih menggunakan pakian dalaman mereka yang basah, dengan wajah tertunduk menyesal.
“Mianhae…jeongmal mianhae” ucap hyemi tertunduk, ini memalukan. Kenapa tadi dia menuruti ucapan hyera. Aish_ kalau sudah begini dia harus berbuat apa?. Ottokhe?. Hyemi menyikut hyera mendelik marah pada gadis itu, agar dia juga mengucapkan kata maaf juga pada sang pemilik rumah. Tapi sepupunya tetap bergeming, raut mukanya santai, bahkan dia sekarang berani mengangkat wajahnya, tidak seperti hyemi.
Kyuhyun melangkah mendekati kedua gadis tersebut, lebih tepatnya medekati hyemi. Entah kenapa gadis ini semakin cantik setelah sekian lama ia tak pernah bertemu dengan nya. Tubuh yang saat ini basah oleh air kolam, titik air tadi menempel pada kulitnya, membuatnya semakin sexy, dan kyuhyun sudah tidak tahan, adikknya sudah ingin dikeluarkan.
Hyemi pov
Dia sangat menakutkan sekali, wajah datarnya, dan sorot matanya yang tajam membuatku merinding. Aura kekeajaman terpancar dari kedua bola mata hitamnya.
Wajah pria ini, yang tak ku ketahui namanya, sepertinya aku pernah mengenalnya. Tapi siapa? Apakah dia kyuhyun? Pemilik rumah ini yang dulu?, tidak mungkin gaya dan dandanan kyuhyun tetangganya dulu tak seperti ini, begitu culun dengan kaca mata bulat yang membingkai matanya, dan lagi hyemi pernah mendengar bahwa rumah sudah dijual, apa mungkin pria yang saat ini mendekatinya adalah pemilik baru rumah ini?. Tapi kalau dilihat sekilas mereka sangat mirip. Terutama sorot matanya. Ah sial! Tak salah lagi, dia kyuhyun.
“Kenapa kalian memakai kolam renang orang sembarangan? Tanpa permisi pada pemiliknya? Apa kalian sudah sering melakukan hal seperti ini?” Cecarnya menedelik marah. Kini aku mengkeret karna ucapan dan tatapan tajamnya.
“…”
“Jawab aku” bentaknya. Suaranya meninggi. Aish_ sial, kulirik hyera, dia hanya melihatku dengan sorot mata kasihan. Pasalnya tubuh kyuhyun sangat dekat sekali dengan ku, bahkan bentakkannya tadi, hampir memecahkan gendang telingku.
“Mianhae..” Ucapku takut.
“Mwo? Ck…aku tak butuh kata maaf mu” ucapnya kesal. Dan tiba-tiba saja kyuhyun mencekram pergelangan tanganku. Menarik pinggangku lebih dekat dengannya dan dia mendaratkan bibirnya dibibirku yang langsung membuatku SYOK!.
Tapi aku cukup sadar, ketika hyera memekik. “Is showing time”
#__________#
Seakan aku membaca tulisanku sendiri, ah anni, lebih tepatnya seakan tulisanku menjadi nyata. Kini dia (kyuhyun) mulai melucuti pakaianku dengan tergesa, tanpa melepaskan kontak ciuman kami yang menggebu. Entah atas dasar apa, aku mulai terhanyut akan permaian namja ini. Ketika dengan mudahnya tadi tanpa permisi dia menciumku, dengan cepat menelusupakn lidahnya berberang dengan lidahku. oke, mungkin ini hukuman untukku yang dengan lancang memakai kolam renangnya.
Mulai terbuai oleh permainannya, hingga aku tak sadar kini aku berada kamar namja ini. Membaringkanku dikasur king sizenya dengan sprei putih gading. Dan aku tertawa evil ketika dengan jelasnya telinga menangkap desahan keras dari hyeri?. Sedang apa dia diluar sana? Aish_ mereka Nappeun namja.
*•*
Author pov
Kyuhyun menikmati jengkal demi jengkal tubuh yang sekarang berada dalam kukunganya ini. Selain untuk menghukum hyemi, dia juga sangat ingin mempermaikan gadis yang sekarang sedang mendesah berkali-kali oleh sentuhanya ini. Dia gadis yang selama 3 tahun belakangan membuat celannya sesak ketika dia mengunjungi rumah profesornya.
“Eengghhh..” Hyemi menggeliat, kecupan kyuhyun dilehernya begitu membuatnya geli, meskipun nikmat.
“Long time no see hyemi~ssi” ucap kyuhyun serak, hasratnya ingin segera menikmati tubuh gadis ini, mencapai puncak bersama, dia begitu mendamba tubuh gadis ini, setelah sekian lama hanya membaca catatan kecil gadis ini, yang sudah cukup membangkitkan gairahnya.
“Kau…eenghhhh..” Ucap hyemi tertahan, dia tak bisa menanggapi perkataan namja tersebut, entah mengapa seirung gairahnya yang meningkat seakan semakin mencekat tenggorokannya. Kyuhyun meremas salah satu dari gundukkan gadis tersebut. “Husstt…kita selesaikan ini dulu” dengan membabi buta kyuhyun meremas kedua payudara hyemi, memilin, mengecup, bahkan sampai menggigit kecil nipplenya.
Hyemi merutuki dirinya sendiri, kenapa dia sangat menikmati permainan namja nappeun ini, yang sangat menggoda, bahkan dibawah sana sudah basah. Oh sial! Dia begitu mengerti apa yang aku inginkan.
Hyemi dengan sisa kewarasannya meskipun kepalanya agak sedikit pening mencoba meraih tengkuk namja tersebut, dan mencium tak kalah ganasnya. Sesekali mendesah diantara ciumannya dengan kyhyun karena namja sialan itu kini sedang asyik dengan mainan kecilnya yang berada diantara paha hyemi. Membuat gadis itu berkali-kali mendesah nikmat.
Bahkan hyemi sampai lupa bahwa kini dia tak memakai sehelai benangpun, berbanding terbalik dengan pria yang sekarang tengah mencumbuinya. Dia memakai celana trening hitam yang agak sedikit besar dipadu dengan kaos putih v neck yang mempertontonkan leher indahnya.
Hyemi agak sedikit menarik tubuhnya agar sedikit terangkat, membuat kedua pahanya agak sedikit melebar, yang semakin membuat kyuhyun senang karena pria itu sedang asyik bersimpuh dihadapan surga para pria, menjilat, menggigit daging kecil itu dan sesekali mengocok dengan jarinya agara cairan favoritnya dapat keluar.
Tanpa persetujuan dari kyuhyun, hyemi menarik kaos pria itu, dan kini dia puas melihat abs namja tersebut. Sudah kuduga! Pikirnya, kenapa tak dari dulu saja aku mengajaknya berkencan.
“Oouuhhhh…” Pekik hyemi, sekali lagi kyuhyun tanpa aba-aba mengocok daging kecil itu, membuatnya mendesah keras. “Yak! Mr. Ugly..” Pekik hyemi sekali lagi, ah cho kyuhyun, sialan.
“Hhusstt..diamlah..mendesalah dengan menyebut namaku” ucap namja tersebut. Celananya semakin sesak, adiknya sudah tak tahan ingin keluar dari sangkarnya. Kyuhyun melepas sisa kain yang melekat pada kedua pahanya, mengocoknya sedikit sebelum benar-benar ia mengarahkan adiknya pada hole hyemi.
“Eengghhhh…” Hyemi mencekram bahu kyuhyun kuat, dia sudah mencapai puncaknya, meskipun tadi dia sudah merasa keluar tapi kali ini dia seakan kehilangan nyawanya untuk sesaat ketika cairan itu keluar. Agak sedikit konyol memang mengingat kyuhyun belum memasukkan adikknya diholenya. Dia sudah terbakar api panas meskipun adik kyuhyun hanya menggesek dipermukaan kewanitaannya saja.
“Apakah nikmat…?? Sebut namaku sayang..ouchh” pekik kyuhyun kini yang mersakan kenikmatan itu, dia mulai terasang dengan permainannya sendiri. Ujung kepala adiknya yang bergesekkan dengan daging pink milik hyemi yang sudah membekak membuatnya semakin tersulut gairah. “Kau sudah siap sayang” adik kyuhyun mulai memasuki hole hyemi.
“Kyuhyun…cho kyuhyun…” Ucap hyemi dengan tersenggal-senggal, diantara deru nafasnya yang semakin memburu. “Ini salah..hentikan..”
“Aarrghhhh” pekik keduanya ketika kyuhyun mengehentak adiknya, merobek rongga kewanitaan hyemi.
“Aku janji akan berbicara pada profesor seteleh ini oohhh sial!…” ucapnya seraya mulai memaju mundurkan pinggangnya. Menghentak lebih keras cepat-lambat dengan tempo yang sesekali teratur. Hingga kedua insan itu mencapai puncak bersama.
Kyuhyun Pov
“Aarrrghhhh” desah ku ketika puncak itu datang. Ini sangat nikmat, dia sungguh mencekik adikku mebuatnya semakin membesar dibawah sana. Apa mungkin karena dia masih virgin?. Bahkan aku tak menyangka kalau dia masih mempertahankan itu mengingat dia sering menulis cerita fiksi yang berbau seks.
Nafasnya masih tersengal, aku bisa melihatnya yang masih memejamkan mata menikmati orgasmenya, dan kenikmatan cairan sperma yang disemburkan oleh adikku. Dada 38nya yang naik turun membuatku memutuskan untuk tak segera mencabut adikku. #senyum evil dan kemabli meremas gundukkan itu.
“Apakah sangat nikmat lee hyemi ssi?” Hyemi mulai membuka matanya perlahan, ucapan kyuhyun menggangu kenikmatan yang baru saja ia rasakan. Kejadian ini sangat mirip dengan apa yang ditulisnya, apa kyuhyun pernah membaca salah satu karya yadongnya?, oh sial! Mungkinkah?.
“Ayo…kita lanjutkan ronde 2″ kyuhyun mengerling nakal.
“Yak! Cho kyuhyun ooucchhh” pekik hyemi, yang kaget karena namja tersebut tiba-tiba saja melebarkkan kedua pahanya, dan langsung menumbuk holenya.
“Tenanglah…oohhh…setelah ini aku janji akan berbicara denga prof” kyuhyun mulai menghujam lagi dan lagi, menumbuk titik kenikmatan hyemi.
*__________*
Author Pov
Sementara itu disisi lain dirumah itu kedua sepang insan juga tak kalah HOT nya. Setelah kata-kata hyera yang memprovokasi itu, minho sadar akan maksud kyuhyun dan hyera, apa lagi kalau bukan sex.
Bedanya jika kyuhyun dan hyemi nacked untuk mencapai puncak kenikmataan itu, hyera dan minho masih menggunakan pakaian yang untuh kecuali celana minho yang agak sedikit terbuka dibagian resletingnya, yang menampakkan adiknya yang kokoh. Sayang sekali kalian tak bisa menlihat adiknya itu sekarang, karena adik minho sedang tenggelam dalam hole hyera.
“Shit…faster baby..faster..” Minho ikut menghentakkan tubuh hyera yang sekarang dalam pangkuannya. Meskipun kemeja abu-abu yang dipakai minho sudah basah oleh keringat dan celana creamnya yang sudah basah oleh cairan mereka yang sudah berkali-kali mencapi puncak, tapi minho masih enggan membuka pakaiannya. Begitupun dengan hyera, dia masih menggunakan dalaman yang tadi dipakainya berenang, yang semakin basah oleh peluhnya.
“Ouuh…kau begitu ketat baby..” Dia sangat liar, tak seperti gadis-gadis yang pernah ditidurinya. Dia (hyera) sangat memuaskan adikknya, terbukti dia tak lelah sama sekali meskipun kami telah mencapai puncak berkali-kali.
“Shut up your mouth..oohh…i’m going crazy” hyera menghentak keras begitu dia mencapai puncaknya untuk kesekian kali. Ini sex yang sangat menyenangkan dengan orang yang belum dia kenal meskipun ini bukan yang pertama untuknya. Apa lagi pria ini tampan, ah..mungkin setelah ini dia ingin berkencan dengannya lagi.
END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar