Tittle: Sorry, I love you
Category: married life
oneshoot, NC 21
Cast:
Cho Kyu Hyun
Han Yoo Eun (oc)
Choi Siwon
And other cast (cari sendiri ye)
Category: married life
oneshoot, NC 21
Cast:
Cho Kyu Hyun
Han Yoo Eun (oc)
Choi Siwon
And other cast (cari sendiri ye)
Author pov
Senja telah berganti dengan malam, namun Yoo Eun seorang artis papan atas yang terkenal dengan multy talentanya itu masih bergelut dengan aktifitas ke artisannya, karena saat ini Yoo Eun sedang suting Video Klip terbarunya dengan dia sendiri yang menjadi Modelnya.
“Ahh, sungguh melegakan, akhirnya selesai juga” gumannya saat adegan terakhirnya selesai.
“Terimakasih Yoo Eun-sshi atas kerja samanya”
Ucap sutradara.
“Terimakasi juga sudah mengarahkan ku, ku rasa hasilnya persis seperti yang ku inginkan”
“Ah,nde”
“Baiklah, sajangnim aku harus kembali lebih dulu, malam ini aku ada janji makan bersama eomma”
“Yaa, hati – hati dijalan Yoo Eun-ssi”
“Terimakasih Yoo Eun-sshi atas kerja samanya”
Ucap sutradara.
“Terimakasi juga sudah mengarahkan ku, ku rasa hasilnya persis seperti yang ku inginkan”
“Ah,nde”
“Baiklah, sajangnim aku harus kembali lebih dulu, malam ini aku ada janji makan bersama eomma”
“Yaa, hati – hati dijalan Yoo Eun-ssi”
Yoo Eun pov
Aku melangkahkan kaki ku menuju Audy Putih ku, aku sengaja membawa mobil sendiri hari ini, karena aku harus mampir kerumah Eomma untuk makan malam bersama. Dan itu memang menjadi tradisi dalam keluarga kami bahwa setiap awal bulan kami akan makan bersama, karena semenjak menjadi Penyanyi aku memutuskan untuk tinggal di Apartemen.
Drrtt drrttt
My Hunny…
Senyum ku mengembang melihat nama yang tertera dilayar handphone ku,
“Yobseo Oppa…”
“Ah nde, sebentar lagi aku sampai”
“Yobseo Oppa…”
“Ah nde, sebentar lagi aku sampai”
Siwon Oppa, dia adalah Oppa ku sekaligus namja ku, siwon oppa lah yang membuat ku ingin tinggal memisah dari orang tua ku. Karena jika aku dan siwon oppa tinggal serumah, waktu kami bersama sangat sedikit. Kalian bingung bukan mengapa aku dan siwon oppa bisa memiliki hubungan intim ini, itu karena memang aku dan siwon oppa bukan saudara kandung. Saat Eomma menikah dengan Appa, Eomma sudah memiliki seorang Putra yaitu siwon oppa, jadi aku dan siwon oppa bukanlah saudara kandung, hanya seibu, tapi saat kecil aku tidak pernah minum Asi karena saat itu Eomma bilang kalau aku lahir Prematur, sehingga Eomma tidak menyusui.
15menit mengendarai mobil ku, akhirnya aku tiba dirumah,berbeda kali ini ada dua mobil terparkir dihalaman rumah kami yang ku tahu bukan mobil yang bisa dimiliki kalangan biasa.
Saat keluar dari mobil ku, siwon oppa sudah menunggu ku.
“Bogoshipo” ucap ku seraya menghambur kepelukan siwon oppa,dan kecupan singkat menghampiri bibir ku. Aku tahu siwon oppa juga sangat merindukan ku, karen sejak 2minggu yang lalu kami belum bertemu.
“Kajja kita masuk” ajak siwon oppa, dan aku hanya mengangguk mengikuti seraya menggandeng mesra lengan siwon oppa.
Saat keluar dari mobil ku, siwon oppa sudah menunggu ku.
“Bogoshipo” ucap ku seraya menghambur kepelukan siwon oppa,dan kecupan singkat menghampiri bibir ku. Aku tahu siwon oppa juga sangat merindukan ku, karen sejak 2minggu yang lalu kami belum bertemu.
“Kajja kita masuk” ajak siwon oppa, dan aku hanya mengangguk mengikuti seraya menggandeng mesra lengan siwon oppa.
Diruang makan sudah ada Appa Eomma, ahjussi ahjumma dan seorang namja yang err.. tidak kalah tampan dengan siwon oppa, hanya saja namja itu terlihat dingin dan yah aku tidak menyukai caranya menatap ku yang menggandeng siwon oppa.
“Ah, anak eomma sudah datang, kajja kenalkan dirimu Pada Ahjusi dan ahjuma Cho, juga pada anak mereka yang tampan Cho Kyuhyun”
Ucap eomma saat aku dan siwon oppa hendak duduk dikursi kami.
“Ahh Nde, Anneong Ahjussi Ahjuma, Kyuhyun Oppa, Han Yoo Eun imnida”
“Anneong Yoo eun-ah, kau sudah besar sekarang dan jauh lebih cantik dari terakhir Ahjumma melihat mu”
“Gomawo Ahjumma” balas ku..
“Ah, anak eomma sudah datang, kajja kenalkan dirimu Pada Ahjusi dan ahjuma Cho, juga pada anak mereka yang tampan Cho Kyuhyun”
Ucap eomma saat aku dan siwon oppa hendak duduk dikursi kami.
“Ahh Nde, Anneong Ahjussi Ahjuma, Kyuhyun Oppa, Han Yoo Eun imnida”
“Anneong Yoo eun-ah, kau sudah besar sekarang dan jauh lebih cantik dari terakhir Ahjumma melihat mu”
“Gomawo Ahjumma” balas ku..
Author pov
“Ouuhh oppaaahh…”
Yoo Eun terus mendesah saat siwon memainkan klitorisnya, menyedotnya kuat, menusukan lidahnya di surga milik yoejanya.
Beginilah cara mereka melepaskan rindu.
“Oopppaaa,palli.. aku sudah tidak tahan”
“Your wiss baby”
Dengan sekali hentakan siwon menancapkan kejantannya di vagina Yoo Eun yang sudah sangat basah.
“ouh,oppa lebih cepat”
Siwon menaikan tempo genjotannya menghentakannya lebih dalam hingga mengenai titik kenikmatan yoejanya sekaligus dongsaengnya itu. Selintas fikirannya tidak ingin mengakhiri permainan panas mereka ini, dan bayangan percakapan saat mereka makan malam tadi masih sangat jelas terekam di pendengarab namja bertubuh atletis ini.
“Ahh oppaaa, aku sebentar lagi.. sampaaiii…”
“Bersama baby…:
“aarrgghhh…”
Erang mereka bersamaan mencapai puncak kenikmatan mereka.
Siwon membalikan tubuh Yoo Eun memunggunginya dan menarik selimut menutupi tubuh mereka.
“Tidurkah kau pasti lelah” ucap siwon seraya mengecup mesra puncak kepala Yoo Eun.
Yoo Eun terus mendesah saat siwon memainkan klitorisnya, menyedotnya kuat, menusukan lidahnya di surga milik yoejanya.
Beginilah cara mereka melepaskan rindu.
“Oopppaaa,palli.. aku sudah tidak tahan”
“Your wiss baby”
Dengan sekali hentakan siwon menancapkan kejantannya di vagina Yoo Eun yang sudah sangat basah.
“ouh,oppa lebih cepat”
Siwon menaikan tempo genjotannya menghentakannya lebih dalam hingga mengenai titik kenikmatan yoejanya sekaligus dongsaengnya itu. Selintas fikirannya tidak ingin mengakhiri permainan panas mereka ini, dan bayangan percakapan saat mereka makan malam tadi masih sangat jelas terekam di pendengarab namja bertubuh atletis ini.
“Ahh oppaaa, aku sebentar lagi.. sampaaiii…”
“Bersama baby…:
“aarrgghhh…”
Erang mereka bersamaan mencapai puncak kenikmatan mereka.
Siwon membalikan tubuh Yoo Eun memunggunginya dan menarik selimut menutupi tubuh mereka.
“Tidurkah kau pasti lelah” ucap siwon seraya mengecup mesra puncak kepala Yoo Eun.
Yoo Eun pov
Aku terbangun dari tidur ku, ku rasa siwon oppa semakin erat memeluk ku. Jam menunjukan pukul 3 dini hari, masih sangat pagi untuk ku berbenah.
Tiba – tiba saja bayangan wajah eomma menangis kembali terlintas dipenglihatan ku.
“Mianhae eomma, aku memang bukan putri yang baik bagi mu, aku hanya membuat mu sedih dan terus mengecewakan mu”
Tiba – tiba saja bayangan wajah eomma menangis kembali terlintas dipenglihatan ku.
“Mianhae eomma, aku memang bukan putri yang baik bagi mu, aku hanya membuat mu sedih dan terus mengecewakan mu”
Author pov
Hikksss hikkss hikksss
Yoo Eun menangis tanpa suara merasakan betapa berdosanya dirinya terhadap eomma yang melahirkan dan membesarkannya.
“Gwenchana..hemm?”
Tanya siwon yang terbangun karena tangis yoejanya.
“Oppa, sepertinya kita memang harus berakhir kali ini. Kau tahu, eomma sudah mengetahui hubungan kita selama ini, dan kau tau Oppa, tadi eomma berlutut dan memohon pada ku agar kita mengakhiri hubungan kita sebelum appa mengetahuinya. Attoke oppa, apa yg harus kita lakukan?”
Namja bertubuh kekar itu hanya mampu memeluk erat yoejanya, karena memang tak ada cara lain selain mereka harus berakhir.
“Gwenchana hem, semua akan baik-baik saja”
Siwon mencoba menenangkan yoeja nya, meski hatinya juga sangat terluka karena mungkin ini menjadi pertemuan terakhir mereka.
Yoo Eun menangis tanpa suara merasakan betapa berdosanya dirinya terhadap eomma yang melahirkan dan membesarkannya.
“Gwenchana..hemm?”
Tanya siwon yang terbangun karena tangis yoejanya.
“Oppa, sepertinya kita memang harus berakhir kali ini. Kau tahu, eomma sudah mengetahui hubungan kita selama ini, dan kau tau Oppa, tadi eomma berlutut dan memohon pada ku agar kita mengakhiri hubungan kita sebelum appa mengetahuinya. Attoke oppa, apa yg harus kita lakukan?”
Namja bertubuh kekar itu hanya mampu memeluk erat yoejanya, karena memang tak ada cara lain selain mereka harus berakhir.
“Gwenchana hem, semua akan baik-baik saja”
Siwon mencoba menenangkan yoeja nya, meski hatinya juga sangat terluka karena mungkin ini menjadi pertemuan terakhir mereka.
Siwon Pov
“Hiks Oppa, apa kau akan benar – benar pergi hikss”
Yoo eun masih sesegukan saat mengantarkan ku kebendara, aku sengaja tidak ingin diantar eomma dan appa karena aku ingin menikmati pertemuan terakhir kami.
“Nde, tapi kau harus tahu dimanapun oppa berada kau adalah satu – satunya yoeja yang oppa cintai melebihi diri oppa sendiri”.
“Nde oppa semoga kau bahagia disana, jangan lupa beri kabar pada ku,nde”
“Nde nae yoeja”
Yoo eun masih sesegukan saat mengantarkan ku kebendara, aku sengaja tidak ingin diantar eomma dan appa karena aku ingin menikmati pertemuan terakhir kami.
“Nde, tapi kau harus tahu dimanapun oppa berada kau adalah satu – satunya yoeja yang oppa cintai melebihi diri oppa sendiri”.
“Nde oppa semoga kau bahagia disana, jangan lupa beri kabar pada ku,nde”
“Nde nae yoeja”
Kyuhyun pov
Sakit, sangat sakit menyaksikan orang yang kita cintai harus menderita karena kehilangan orang yang dicintainya. Ini minggu kedua siwon hyung pergi. Sejak saat itu pula Yoo eun berubah drastis tidak seceria dulu, bahkan saat di Agency pun tidak sebahagia dahulu.
Dia hanya melakukan pekerjaan dengan semangat tetapi saat keluar dari kantor dia hanya mengurung diri di apartemennya.
Dia hanya melakukan pekerjaan dengan semangat tetapi saat keluar dari kantor dia hanya mengurung diri di apartemennya.
Author pov
Semilir angin malam menemani Yoo eun yang masih sangat betah duduk ditepian sungai Han, entah apa yang di fikirkannya, tetapi yang jelas dia sedang tidak baik- baik saja.
” Bisa ku temani nona?”
Tanya seorang namja yang tidak lain adalah Kyuhyun tunangannya, yaa sejak makan malam kedua keluarga Yoo eun dan Kyuhyun resmi bertunangan.
“Ahh, Oppa..”
” Sepertinya kau sangat betah disini, apa ada yang sedang kau fikirkan Eun-ah?”
“Annio, nan gwenchana. Aku hanya terlalu menikmati saja”
“Benar kah?”
Yoo eun mengangguk pasti, namun kyuhyun tahu itu bukanlah yang sebenarnya karena kyuhyun tahu betapa wanitanya tepatnya wanita yang dicintainya ini sedang sangat terluka.
“Eun-ah..”
“Hem..”
“Masih belum terlambat untuk kita mengakhirinya, aku tau sekuat apapun aku berusaha aku tidak mungkin menggantikan siwon hyung dihati mu”
Bersalah,itulah yang Yoo eun fikirkan, hubungannya dengan Oppa nya membuat banyak yang tersakiti.
“Mianhae Oppa aku pasti melukai perasaan mu”
“Gwenchana Eun-ah, aku hanya akan bahagia bila kau bisa bahagia meski bukan bersama ku”
Yoo eun hanya terdiam memikirkan betapa egoisnya dirinya yang hanya menginginkan kebahagiannya sementara banyak orang yang dikecewakannya.
“Oppa, apa kau mencintai ku?”
“Kau ingin aku bicara jujur”
“Nde”
“Kau cinta pertama ku Eun-ah, dan aku berharap kau juga akan menjadi cinta terakhir ku”
“Apa kau jatuh cinta pada ku saat pertemuan kita makan malam itu Oppa?”
“Annio, aku sudah mencintai mu sejak 15th yang lalu. Saat pertama kali aku melihat yoeja yang terjatuh saat bersepedaan dan aku menggendongnya sampai rumah karena dia terus menangis dan bilang tidak bisa berjalan.”
Yoo eun mengingat kembali kejadian itu,
“Ah nde, aku ingat Oppa. Kau kah namja penolong itu? Saat itu setelah Eomma mengobati luka ku aku kembali ketaman dan mencari mu, tetapi kau tidak ada Oppa”
“Nde, setelah mengantar mu aku langsung pergi kebandara karena kami perg ke Jepang. Dan setelah lulus kuliah aku kembali ke korea hanya untuk mencari mu. Namun aku terlambat, karena kau telah memilih Siwon Hyung”
“Oppa, mianhae pasti kau sangat terluka”
“Ah, gwenchana selama kau bahagia aku akan bahagia”
“Oppa”
“Hem…”
“Oppa,apa kau mau mengajari ku untuk mencintai mu?”
“Kau serius?”
“Nde”
Tanya seorang namja yang tidak lain adalah Kyuhyun tunangannya, yaa sejak makan malam kedua keluarga Yoo eun dan Kyuhyun resmi bertunangan.
“Ahh, Oppa..”
” Sepertinya kau sangat betah disini, apa ada yang sedang kau fikirkan Eun-ah?”
“Annio, nan gwenchana. Aku hanya terlalu menikmati saja”
“Benar kah?”
Yoo eun mengangguk pasti, namun kyuhyun tahu itu bukanlah yang sebenarnya karena kyuhyun tahu betapa wanitanya tepatnya wanita yang dicintainya ini sedang sangat terluka.
“Eun-ah..”
“Hem..”
“Masih belum terlambat untuk kita mengakhirinya, aku tau sekuat apapun aku berusaha aku tidak mungkin menggantikan siwon hyung dihati mu”
Bersalah,itulah yang Yoo eun fikirkan, hubungannya dengan Oppa nya membuat banyak yang tersakiti.
“Mianhae Oppa aku pasti melukai perasaan mu”
“Gwenchana Eun-ah, aku hanya akan bahagia bila kau bisa bahagia meski bukan bersama ku”
Yoo eun hanya terdiam memikirkan betapa egoisnya dirinya yang hanya menginginkan kebahagiannya sementara banyak orang yang dikecewakannya.
“Oppa, apa kau mencintai ku?”
“Kau ingin aku bicara jujur”
“Nde”
“Kau cinta pertama ku Eun-ah, dan aku berharap kau juga akan menjadi cinta terakhir ku”
“Apa kau jatuh cinta pada ku saat pertemuan kita makan malam itu Oppa?”
“Annio, aku sudah mencintai mu sejak 15th yang lalu. Saat pertama kali aku melihat yoeja yang terjatuh saat bersepedaan dan aku menggendongnya sampai rumah karena dia terus menangis dan bilang tidak bisa berjalan.”
Yoo eun mengingat kembali kejadian itu,
“Ah nde, aku ingat Oppa. Kau kah namja penolong itu? Saat itu setelah Eomma mengobati luka ku aku kembali ketaman dan mencari mu, tetapi kau tidak ada Oppa”
“Nde, setelah mengantar mu aku langsung pergi kebandara karena kami perg ke Jepang. Dan setelah lulus kuliah aku kembali ke korea hanya untuk mencari mu. Namun aku terlambat, karena kau telah memilih Siwon Hyung”
“Oppa, mianhae pasti kau sangat terluka”
“Ah, gwenchana selama kau bahagia aku akan bahagia”
“Oppa”
“Hem…”
“Oppa,apa kau mau mengajari ku untuk mencintai mu?”
“Kau serius?”
“Nde”
Yoo eun pov
Hari ini tepat setahun sudah pertunangan ku dengan Kyuhyun Oppa sekaligus Presdir di Agency ku, namun tidak seorangpun yang tahu hubungan ku dengan Kyuhyun Oppa, karena itu memang kesepakatan kami bersama, ditambah lagi aku adalah artis yang bernaung didalamnya, hanya saja aku tidak ingin diistimewakan Karena Ceo nya adalah tunangan ku.
Meski telah setahun, tetapi perasaan ku tidak juga berubah bayang-bayang siwon oppa masih melekat pada diri ku, dan lebih bersalahnya lagi saat aku Konser di LA aku bertemu dengan Siwon oppa, dan hubungan semalam pun terjadi lagi.
Dan itu membuat sangat bersalah pada Kyuhyun oppa. Namun kali ini aku memutuskan untuk benar – benar mengakhiri hubungan ku dengan siwon oppa sebagai yoeja dan namja.
Hari ini aku ingin memberi kejutan pada Kyuhyun oppa, dan juga aku ingin kyuhyun oppa mengumumkan pertunangan kami dan membicarakan pernikahan kami, dan ku rasa inilah waktu yang tepat.
Aku melangkah pasti menuju ruanga Ceo tampan sekaligus tunangan ku. Ku lihat pintu ruangan kyuhyun oppa sedikit renggang, aku menghentikan niat ku untuk masuk,nafas ku tercekat, dada ku sesak saat ku lihat kyuhyun oppa sedang berciuman dengan seorang yoeja yang belum ku kenal. Tanpa fikir panjang aku berlari meninggalkan ruangannya. Sakit rasanya sangat sakit, saat aku meyakinkan hati ku kenyataan pahit harus ku terima.
Meski telah setahun, tetapi perasaan ku tidak juga berubah bayang-bayang siwon oppa masih melekat pada diri ku, dan lebih bersalahnya lagi saat aku Konser di LA aku bertemu dengan Siwon oppa, dan hubungan semalam pun terjadi lagi.
Dan itu membuat sangat bersalah pada Kyuhyun oppa. Namun kali ini aku memutuskan untuk benar – benar mengakhiri hubungan ku dengan siwon oppa sebagai yoeja dan namja.
Hari ini aku ingin memberi kejutan pada Kyuhyun oppa, dan juga aku ingin kyuhyun oppa mengumumkan pertunangan kami dan membicarakan pernikahan kami, dan ku rasa inilah waktu yang tepat.
Aku melangkah pasti menuju ruanga Ceo tampan sekaligus tunangan ku. Ku lihat pintu ruangan kyuhyun oppa sedikit renggang, aku menghentikan niat ku untuk masuk,nafas ku tercekat, dada ku sesak saat ku lihat kyuhyun oppa sedang berciuman dengan seorang yoeja yang belum ku kenal. Tanpa fikir panjang aku berlari meninggalkan ruangannya. Sakit rasanya sangat sakit, saat aku meyakinkan hati ku kenyataan pahit harus ku terima.
Author pov
Sudah sejam sejak kehadirannya ditepian sungai Han. Memikirkan keputusan terakhirnya, bahwa ia harus kehilangan orang yang dicintainya, karena dia tahu dia bukan lah orang yang Yoo eun harapkan.
Kyuhyun pov
Aku melangkah pasti menuju Apartemen Yoo eun, setelah mendapat pesannya aku segera ke Apartemennya. Dan mungkin inilah saat yang tepat untuk ku melepaskannya.
” Oppa, kajja masuk”
Ajak Yoo eun saat ia membukakan pintu untuk ku. Tidak terlihat raut kesedihan diwajahnya mengingat beberapa jam lalu dia telah memergoki bercumbu dengan sekeretaris ku, yang memang ku rancang karena aku ingin melihat reaksi Yoo eun. Dan benar seperti dugaan ku, ia tidak terlihat kecewa.
Aku dan Yoo eun tiba di meja makan yang penuh dengan makanan kesukaan ku, juga ada kue tart yang bertuliskan “Anniversary KyuEun”
Ajak Yoo eun saat ia membukakan pintu untuk ku. Tidak terlihat raut kesedihan diwajahnya mengingat beberapa jam lalu dia telah memergoki bercumbu dengan sekeretaris ku, yang memang ku rancang karena aku ingin melihat reaksi Yoo eun. Dan benar seperti dugaan ku, ia tidak terlihat kecewa.
Aku dan Yoo eun tiba di meja makan yang penuh dengan makanan kesukaan ku, juga ada kue tart yang bertuliskan “Anniversary KyuEun”
“Oppa, kajja kita makan,aku masakan semua makanan kesukaan mu. Tadi siang aku menelpon eomma dan bertanya masakan kesukaan mu juga cara memasaknya”
“Gomawo eun-ah, tapi ini agak berlebihan”
“Gwenchana Oppa, aku tidak merasa repot, lagi pula bukan kah ini yang harusnya dilakukan calon istri?”
Deg, calon istri? Apa Yoo eun sengaja melakukan ini agar dia tidak terlihat bersalah saat kami berpisah.
“Gomawo eun-ah, tapi ini agak berlebihan”
“Gwenchana Oppa, aku tidak merasa repot, lagi pula bukan kah ini yang harusnya dilakukan calon istri?”
Deg, calon istri? Apa Yoo eun sengaja melakukan ini agar dia tidak terlihat bersalah saat kami berpisah.
Author pov
“eun-ah”
“Oppa”
Yoo Eun dan Kyuhyun tiba- tuba merasa canggung,
“Oppa kau saja duluan”
Usul Yoo eun untuk menghilangkan kecanggungan diantara mereka.
“Eun-ah, Saengicukkae. Sudah satu tahun kita bersama melewati segalanya. Dan selama satu tahun ini kita saling mengerti tentang perasaan masing – masing. Dan aku tahu selama satu tahun ini kau masih tidak bisa melupakan siwon hyung, dan saat Tour mu ke LA, aku tahu kau bertemu siwon hyung. Dan Eun-ah, ku rasa ini saatnya kita akhiri semuanya, aku tidak ingin memaksakan cinta ku dan aku juga tidak ingin membuat mu lebih tersiksa lagi bersama ku juga mengggap ku pria jahat yang egois dengan perasaan ku sendiri. Eun-ah, gomawo untuk semua kebahagian yang kau berikan untuk ku. Aku berharap kau bisa bahagia dengan siwon hyung, karena jika kau bahagia aku juga akan ikut bahagia” ucap kyuhyun denga satu tarikan nafas.
Kyuhyun berdiri melangkah dari tempat duduknya, Yoo eun yang masih mencerna ucapan kyuhyun segera beranjak saat mendengar decit kursi yang digeser karena dia tahu kyuhyun ingin mengakhirnya saat dia ingin memulainya.
Tepat saat kyuhun ingin memutar knop pintu apartemennya, Yoo eun berlari memeluk kyuhyun dari belakang.
“Kajimma Oppa, kajimma..hikkss”
“Mianhae, aku telah mengecewakan mu dan telah menyakiti perasaan mu. Tapi aku mohon jangan tinggalkan aku oppa, kau tau aku mencintai mu, melihat mu bersama wanita itu kau tahu dada ku rasanya sesak, seperti oksigen ku hilang oppa. Ku mohon beri aku kesempatan oppa, satu kali ini saja. Aku berjanji aku tidak akan mengecewakan mu lagi”.
“Oppa”
Yoo Eun dan Kyuhyun tiba- tuba merasa canggung,
“Oppa kau saja duluan”
Usul Yoo eun untuk menghilangkan kecanggungan diantara mereka.
“Eun-ah, Saengicukkae. Sudah satu tahun kita bersama melewati segalanya. Dan selama satu tahun ini kita saling mengerti tentang perasaan masing – masing. Dan aku tahu selama satu tahun ini kau masih tidak bisa melupakan siwon hyung, dan saat Tour mu ke LA, aku tahu kau bertemu siwon hyung. Dan Eun-ah, ku rasa ini saatnya kita akhiri semuanya, aku tidak ingin memaksakan cinta ku dan aku juga tidak ingin membuat mu lebih tersiksa lagi bersama ku juga mengggap ku pria jahat yang egois dengan perasaan ku sendiri. Eun-ah, gomawo untuk semua kebahagian yang kau berikan untuk ku. Aku berharap kau bisa bahagia dengan siwon hyung, karena jika kau bahagia aku juga akan ikut bahagia” ucap kyuhyun denga satu tarikan nafas.
Kyuhyun berdiri melangkah dari tempat duduknya, Yoo eun yang masih mencerna ucapan kyuhyun segera beranjak saat mendengar decit kursi yang digeser karena dia tahu kyuhyun ingin mengakhirnya saat dia ingin memulainya.
Tepat saat kyuhun ingin memutar knop pintu apartemennya, Yoo eun berlari memeluk kyuhyun dari belakang.
“Kajimma Oppa, kajimma..hikkss”
“Mianhae, aku telah mengecewakan mu dan telah menyakiti perasaan mu. Tapi aku mohon jangan tinggalkan aku oppa, kau tau aku mencintai mu, melihat mu bersama wanita itu kau tahu dada ku rasanya sesak, seperti oksigen ku hilang oppa. Ku mohon beri aku kesempatan oppa, satu kali ini saja. Aku berjanji aku tidak akan mengecewakan mu lagi”.
Kyuhyun terdiam dugaan nya salah,ternyata Yoo eun juga mencintainya.
Kyuhyun membalik tubuhnya berhadapan dengan gadis semampai yang sangat dipujanya ini.
“Apa aku salah dengar?” Tanya kyuhyun linglung,
“Annio,kau tidak salah dengar Oppa, Han Yoo eun mencintai Cho Kyuhyun” ucap Yoo eun dengan wajah bersinar.
Entah bagaimana caranya dan siapa yang memulai, Yoo eun dan kyuhyun telah berciuman panas, bertukar saliva bahkan sampai meleleh.
“Ouuuhhh…”
Yoo eun mendesah saat ciuman kyuhyun beralih kelehernya.
Tangan kyuhyun tidak tinggal diam dimasukannya tangannya kedalam pembukus buah dada Yoo eun, dimainkannya pentilnya dipelintirnya pelan dan sangat pelan membuat sang pemilik mendesah hebat, sensasi hebat yang belum pernah Yoo eun rasakan bersama siwon. Hanya dengan sentuhan dan kecupan mampu membuat yoo eun mengeluarkan Orgasme pertamanya.
“Oppaahh.. akuu.. aaaahhh”
“Sayang, kau sudah sangat basah” ejek kyuhyun seraya menggendong Yoo eun kekamarnya.
Yoo eun dan kyuhyun kembali terlibat ciuman panas, tapi yoo eun tidak tinghal diam, dengan cekatan ia melepas pakaian kyuhyun ditengah ciuman panas mereka. Bahkan dengan waktu singkat namja cool itu telah polos tanpa sehelai benangpun.
“Aouh.. changi”
Kyuhyun mendesah nikmat saat yoo eun meremas pelan adik kecilnya.
“Kau nakal eh” kyuhyun seolah marah yoo eun hanya tersenyum mengejek. Tanpa berkata kyuhyun juga melepas pakaian yoeja nya, dan sesekalai meremas buah dada yoo eun yang sangat menggoda.
“Ouuhh.. oppaa… terus oppa…” Yoo eun mendesah nikamat saat kyuhyun menyedot pelan puncak dada kirinya dengan dada kanan yang diremas pelan. Sementara tangan kiri namja cool itu memainkan klitoris yoo eun, sesekalai memasukan satu jarinya kelubang kenikmatan yoejanya. Yoo eun mendesah tak karuan, tiga kenikamatan sekaligus yang dirasakannya, sungguh sangat berbeda rasanya saat ia bercinta dengan kaka tirinya itu.
“Aahhh…ouh ouppaahhh… terusss..oppaah..” Yoo eun merucau tak karuan saat kyuhyun menecup pelan vaginanya dan sesekali menusukan jarinya kelubang kenikmatan yoejanya.
“Mendesah changi terus mendesah sebut nama ku”
“Ouhh..kyuhyun oppaah.. ouhh.. oppa akuu.. sampaii…”
Yoo eun kembali orgasme yang kedua,dengan lahap kyuhyun menyesap cairan cinta milik yoejanya itu.
“Chagi,kau sudah siap?”
“Nde oppa, tapi apa kau tidaj ingin aku puaskan?”
“Annio, masih banyak waktu. Malam ini aku ingin memuaskan mu, dan membuat mu tidak bisa berpaling dari ku lagi”
Dengan sekali hentakan kejantan kyuhyun yang membesar dua kali lipat itu menembus lubang kenikmatan yoo eun,
“Aahh..” desah mereka bersamaan saat kejantanan kyuhyun berhasil masuk sepenuhnya.
Kyuhyun mulai menggerakan nya dengan tempo pelan, sedang, dan semakin cepat. Yoo eun hanya mendesah dan mendesah menerima service dari namja yang dulu sangat dibencinya ini. Kyuhyun dan yoo eun kembali bercium panas dengan kedua tangan kyuhyub meremas payudara yoo eun pelan dan semakin cepat mengeluar masukan kejantanannya di vagina yoo eun.
“Ouh, oppaahh.. nikkmmmaatt…ouhh.. oppaah”
“Ouh chagi, kau sungguh nikamat”
“Ouhh..kyuu..hyuuunn… oppaah, ini nikkmaat”
“Terus mendesah chagi, desahan mu sungguh membuat ku bergairah”
“Oouuhh… ouuhh…oppaahh.. disittu…”
Yoo eun mendesah tak karuan saat kyuhyun menggenjot titik kenikmatannya.
“Oouupphh.. oopppaahh… akuu.. hammpirr..”
“Bersama chagi…”
“Aaaa…aaahhhhh…..”
Desah mereka bersamaan menikmati pelelepasan mereka.
Kyuhyun menjatuhkan tubuhnya disamping yoo eun, menarik yoeja itu kepelukannya, mencium keningnya, “gomawo chagi-ah”
“Nde oppa”
“Kajja tidur lah, kau pasti lelah”
“Nde oppa”
Kyuhyun menarik selimut menutupi tubuh mereka dengan selimut yang tepat berada dibawah kaki mereka.
Kyuhyun membalik tubuhnya berhadapan dengan gadis semampai yang sangat dipujanya ini.
“Apa aku salah dengar?” Tanya kyuhyun linglung,
“Annio,kau tidak salah dengar Oppa, Han Yoo eun mencintai Cho Kyuhyun” ucap Yoo eun dengan wajah bersinar.
Entah bagaimana caranya dan siapa yang memulai, Yoo eun dan kyuhyun telah berciuman panas, bertukar saliva bahkan sampai meleleh.
“Ouuuhhh…”
Yoo eun mendesah saat ciuman kyuhyun beralih kelehernya.
Tangan kyuhyun tidak tinggal diam dimasukannya tangannya kedalam pembukus buah dada Yoo eun, dimainkannya pentilnya dipelintirnya pelan dan sangat pelan membuat sang pemilik mendesah hebat, sensasi hebat yang belum pernah Yoo eun rasakan bersama siwon. Hanya dengan sentuhan dan kecupan mampu membuat yoo eun mengeluarkan Orgasme pertamanya.
“Oppaahh.. akuu.. aaaahhh”
“Sayang, kau sudah sangat basah” ejek kyuhyun seraya menggendong Yoo eun kekamarnya.
Yoo eun dan kyuhyun kembali terlibat ciuman panas, tapi yoo eun tidak tinghal diam, dengan cekatan ia melepas pakaian kyuhyun ditengah ciuman panas mereka. Bahkan dengan waktu singkat namja cool itu telah polos tanpa sehelai benangpun.
“Aouh.. changi”
Kyuhyun mendesah nikmat saat yoo eun meremas pelan adik kecilnya.
“Kau nakal eh” kyuhyun seolah marah yoo eun hanya tersenyum mengejek. Tanpa berkata kyuhyun juga melepas pakaian yoeja nya, dan sesekalai meremas buah dada yoo eun yang sangat menggoda.
“Ouuhh.. oppaa… terus oppa…” Yoo eun mendesah nikamat saat kyuhyun menyedot pelan puncak dada kirinya dengan dada kanan yang diremas pelan. Sementara tangan kiri namja cool itu memainkan klitoris yoo eun, sesekalai memasukan satu jarinya kelubang kenikmatan yoejanya. Yoo eun mendesah tak karuan, tiga kenikamatan sekaligus yang dirasakannya, sungguh sangat berbeda rasanya saat ia bercinta dengan kaka tirinya itu.
“Aahhh…ouh ouppaahhh… terusss..oppaah..” Yoo eun merucau tak karuan saat kyuhyun menecup pelan vaginanya dan sesekali menusukan jarinya kelubang kenikmatan yoejanya.
“Mendesah changi terus mendesah sebut nama ku”
“Ouhh..kyuhyun oppaah.. ouhh.. oppa akuu.. sampaii…”
Yoo eun kembali orgasme yang kedua,dengan lahap kyuhyun menyesap cairan cinta milik yoejanya itu.
“Chagi,kau sudah siap?”
“Nde oppa, tapi apa kau tidaj ingin aku puaskan?”
“Annio, masih banyak waktu. Malam ini aku ingin memuaskan mu, dan membuat mu tidak bisa berpaling dari ku lagi”
Dengan sekali hentakan kejantan kyuhyun yang membesar dua kali lipat itu menembus lubang kenikmatan yoo eun,
“Aahh..” desah mereka bersamaan saat kejantanan kyuhyun berhasil masuk sepenuhnya.
Kyuhyun mulai menggerakan nya dengan tempo pelan, sedang, dan semakin cepat. Yoo eun hanya mendesah dan mendesah menerima service dari namja yang dulu sangat dibencinya ini. Kyuhyun dan yoo eun kembali bercium panas dengan kedua tangan kyuhyub meremas payudara yoo eun pelan dan semakin cepat mengeluar masukan kejantanannya di vagina yoo eun.
“Ouh, oppaahh.. nikkmmmaatt…ouhh.. oppaah”
“Ouh chagi, kau sungguh nikamat”
“Ouhh..kyuu..hyuuunn… oppaah, ini nikkmaat”
“Terus mendesah chagi, desahan mu sungguh membuat ku bergairah”
“Oouuhh… ouuhh…oppaahh.. disittu…”
Yoo eun mendesah tak karuan saat kyuhyun menggenjot titik kenikmatannya.
“Oouupphh.. oopppaahh… akuu.. hammpirr..”
“Bersama chagi…”
“Aaaa…aaahhhhh…..”
Desah mereka bersamaan menikmati pelelepasan mereka.
Kyuhyun menjatuhkan tubuhnya disamping yoo eun, menarik yoeja itu kepelukannya, mencium keningnya, “gomawo chagi-ah”
“Nde oppa”
“Kajja tidur lah, kau pasti lelah”
“Nde oppa”
Kyuhyun menarik selimut menutupi tubuh mereka dengan selimut yang tepat berada dibawah kaki mereka.
“Ouh.. oppaahh..”
Yoo eun mendesah panjang saat kyuhyun memasukan kejantannya dari belakang, selepas permainan semalam ternyata mereka tidak merasakan kepuasan sehingga mereka melanjutkannya dikamar mandi saat yoo eun hendak mandi, karena kyuhyun memaksa ikut dan terjadilah pergumulan panjang itu.
“Ouh, ooppaaa.. ini sungguh niKmat…” Rucau yoo eun saat kyuhyun juga meremas buah dadanya dan membuat tanda kepemilikannya dileher yoo eun.
Sudah beberapa kali yoo eun mengeluarkan cairannya namun kyuhyun masih kuat dengan genjotannya bahkan mereka telah beberapa kali beganti posisi.
Yoo eun mengangkat kaki kanannya dicloset dengan kaki kirinya di lantai, dengan satu hentakan kyuhyun menancapkan kejantannya dari belakang, posisi yang sangat memberi kenikmatan untuj yoo eun.
“Ouuhh… opppaahh.. aakuu.. haamppirr..”
“Ouuhh.. changi, kau sungguh nikmat”
“Ouhh.. oppaaahhhaa.. lleeebbiihhh.. ceeeppaaat.. “
“Ouuhh.. oppaah.. akuu..ohhh”
“Aahhhrrggghhaaa…..” Erang panjang mereka menutup permaina mereka hari ini.
Yoo eun mendesah panjang saat kyuhyun memasukan kejantannya dari belakang, selepas permainan semalam ternyata mereka tidak merasakan kepuasan sehingga mereka melanjutkannya dikamar mandi saat yoo eun hendak mandi, karena kyuhyun memaksa ikut dan terjadilah pergumulan panjang itu.
“Ouh, ooppaaa.. ini sungguh niKmat…” Rucau yoo eun saat kyuhyun juga meremas buah dadanya dan membuat tanda kepemilikannya dileher yoo eun.
Sudah beberapa kali yoo eun mengeluarkan cairannya namun kyuhyun masih kuat dengan genjotannya bahkan mereka telah beberapa kali beganti posisi.
Yoo eun mengangkat kaki kanannya dicloset dengan kaki kirinya di lantai, dengan satu hentakan kyuhyun menancapkan kejantannya dari belakang, posisi yang sangat memberi kenikmatan untuj yoo eun.
“Ouuhh… opppaahh.. aakuu.. haamppirr..”
“Ouuhh.. changi, kau sungguh nikmat”
“Ouhh.. oppaaahhhaa.. lleeebbiihhh.. ceeeppaaat.. “
“Ouuhh.. oppaah.. akuu..ohhh”
“Aahhhrrggghhaaa…..” Erang panjang mereka menutup permaina mereka hari ini.
Kyuhyun baru saja selesai mandi, saat bunyi bell appartemen yoo eun menghentikan aktuvitas kyuhyun untuk menggoda kembali yoo eun.
“Sial”umpat kyuhyun merasa aktivitasnya terganggu.
“Aish, Oppa apa kau tidak puas eh setelah semalaman ditambah setengah hari ini eh?”
“Chagi, aku tidak mungkin bosan jika yoejanya adalah diri mu”
“Kau mulai menggombal eh, sudah sana pakai baju mu, biar aku yang membukakan pintu”
“Nde, kau membukakan pintu hanya dengan memakai kimuno ini, annio, tidak boleh, bagaimana kalau yg datang namja, mungkin dia akan langsung menerkam mu. Biar aku yang bukakan pintu, kau pakailah baju mu”
“Baiklah baiklah, cepat bukakan pintu sana”
Dengan hanya memakai handuk dipanggang kyuhyun membukakan pintu tanpa melihat intercom.
“Yoo..eun”
Ucap sang tamu terhenti saat melihat yang membukakan pintu adala Ceo Mereka.
“Sajangnim” ucap mereka bersamaan.
“Nde,masuklah” jawab kyuhyun santai, namun ke empat orang yang disuruh masuk malah terdiam masih mencerna apa yang mereka lihat.
“Apa kalian tidak ingin masuk eh, yoo eun ada didalam” ulang kyuhyun lagi.
“Ah nde sajangnim” jawab mereka bersamaan.
“Sial”umpat kyuhyun merasa aktivitasnya terganggu.
“Aish, Oppa apa kau tidak puas eh setelah semalaman ditambah setengah hari ini eh?”
“Chagi, aku tidak mungkin bosan jika yoejanya adalah diri mu”
“Kau mulai menggombal eh, sudah sana pakai baju mu, biar aku yang membukakan pintu”
“Nde, kau membukakan pintu hanya dengan memakai kimuno ini, annio, tidak boleh, bagaimana kalau yg datang namja, mungkin dia akan langsung menerkam mu. Biar aku yang bukakan pintu, kau pakailah baju mu”
“Baiklah baiklah, cepat bukakan pintu sana”
Dengan hanya memakai handuk dipanggang kyuhyun membukakan pintu tanpa melihat intercom.
“Yoo..eun”
Ucap sang tamu terhenti saat melihat yang membukakan pintu adala Ceo Mereka.
“Sajangnim” ucap mereka bersamaan.
“Nde,masuklah” jawab kyuhyun santai, namun ke empat orang yang disuruh masuk malah terdiam masih mencerna apa yang mereka lihat.
“Apa kalian tidak ingin masuk eh, yoo eun ada didalam” ulang kyuhyun lagi.
“Ah nde sajangnim” jawab mereka bersamaan.
Dan beginilah hasilnya Yoo eun di hujani banyak pertanyaan oleh Maneger dan asistantnya perihal hubungannya denga sang Ceo.
“Kami akan melangsungkan pernikahan bulan depan” potong kyuhyun saat merasa mulai bosan dengan percakapan yang menurutnya sangat membosankan.
“Benarkan sajangnim, apa perlu kami beritakan dimajalan edisi besok?”
Tawar sang manajer.
“Goamawo sajangnim, hanya saja aku tidak menyukai itu”
Tolak yoo eun lembut.
“Benarkah?”
“Nde…”
“Baiklah kalau begitu kami pamit dulu Yoo eun-shi”
Ucap manager saat mendapat kode dari kyuhyun.
“Ah yee, hati-hati dijalan nde”
“Kami akan melangsungkan pernikahan bulan depan” potong kyuhyun saat merasa mulai bosan dengan percakapan yang menurutnya sangat membosankan.
“Benarkan sajangnim, apa perlu kami beritakan dimajalan edisi besok?”
Tawar sang manajer.
“Goamawo sajangnim, hanya saja aku tidak menyukai itu”
Tolak yoo eun lembut.
“Benarkah?”
“Nde…”
“Baiklah kalau begitu kami pamit dulu Yoo eun-shi”
Ucap manager saat mendapat kode dari kyuhyun.
“Ah yee, hati-hati dijalan nde”
Kyuhyun sudah berada dibelakan yoo eun saat yoeja itu menutup pintu apartrmen nya.
“Chagi-ah, ada baiknya kita lanjutkan yang tadi nde”
“Yakk…” Teriak yoo eun saat kyuhyun dengan cekatan menggendong nya kekamar
“Chagi-ah, ada baiknya kita lanjutkan yang tadi nde”
“Yakk…” Teriak yoo eun saat kyuhyun dengan cekatan menggendong nya kekamar
End
Tidak ada komentar:
Posting Komentar